Minggu, 06 September 2009

Umuh, "Biarkan Tema Sembuh Dulu"


Manajemen klub Persib Bandung mengaku belum memikirkan masa depan penjaga gawang Tema Mursadat yang mengalami cedera cukup serius pada sesi latihan malam, Kamis (3/9).

Kendati Tema sendiri sudah menyatakan siap menghadapi kemungkinan terburuk, batal dikontrak Persib lantaran cederanya, Persib tetap mau menunggu perkembangan kondisi kesehatan mantan penjaga gawang Persikota Tangerang itu.

"Kita belum mengambil keputusan apa pun soal Tema. Tapi yang pasti, kita akan menunggu perkembangan pemulihan cedera Tema. Sebaiknya jangan dulu bicarakan masa depannya. Biarkan Tema sembuh dulu," kata Manajer Persib, H. Umuh Muchtar ketika dihubungi "GM", Sabtu (5/9).

Seperti diberitakan "GM", Sabtu (5/9), karena merasa cedera yang dialaminya cukup serius, Tema mulai berspekulasi tentang masa depannya di Persib. Tema mengaku akan legowo jika manajemen Persib batal memperpanjang kontraknya. "Saya juga sudah memilih, lebih baik konsentrasi menyembuhkan cedera saya dulu. Saya memilih pulang kampung untuk pemulihan cedera saya," kata Tema, ketika itu.

Sementara itu, hingga Sabtu (5/9) petang, baik Pelatih Persib, Jaya Hartono maupun pelatih kiper Anwar Sanusi mengaku belum mengetahui secara pasti seberapa serius cedera lutut kaki kanan yang dialami Tema. Meski dikabarkan dokter tim Persib sudah melakukan foto scan, Jaya mengaku belum menerima laporannya.

Jika Tema benar-benar harus beristirahat panjang, Persib hanya bisa memaksimalkan dua penjaga gawang yang ada, Cecep Supriyatna dan Dedi Haryanto. Karena belum ada keputusan apa pun menyangkut masa depan Tema, sejauh ini Persib belum memunculkan wacana mendatangkan kiper pengganti. (B.82)**

Osvaldo `Kabur` ke Jakarta


Hanya sehari mengikuti latihan PSM di Lapangan Karebosi, Jumat (4/9) sore, striker asal Paraguay, Osvaldo Moreno kembali ke Jakarta, Sabtu (5/9) pagi. Padahal, kehadiran mantan pemain PSM Liga Indonesia XI tahun 2006 ini, sempat menimbulkan spekulasi jika striker berambut gondrong ini bakal berbaju PSM pada kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) musim depan.

Apalagi, pada Jumat pagi, agen Osvaldo, Nelson Leon Sanchez dan Manajer PSM, Kadir Halid telah bertemu di Hotel Delta untuk negosiasi harga. Usai bertemu, Kadir Halid melakukan jumpa pers dan mengatakan soal harga Osvaldo sudah tidak ada masalah. Tetapi, sebelum dikontrak dia diminta untuk ikut latihan bersama PSM agar manajemen dan pelatih dapat melakukan penilaian terhadap pemain ini.

"Kami mau Osvaldo menunjukkan dulu kemampuannya sebelum dikontrak. Jangan sampai dia sudah tidak seperti dulu lagi," ujar Kadir Halid.

Ratusan suporter fanatik PSM pun kecewa karena Osvaldo tidak terlihat saat PSM melakukan pertandingan uji coba melawan tim BPD FC di Stadion Andi Mattalata, Sabtu (5/9) sore. Laga uji coba yang dimenangkan PSM dengan skor 3-0 ini, sejatinya menjadi ujian bagi Osvaldo sebelum direkrut.

Dikonfirmasi soal 'kaburnya' Osvaldo ke Jakarta, Kadir Halid menyatakan tidak tahu. "Saya tidak tahu kenapa dia tidak ada. Sekarang saya tidak mau pusing lagi. Kalau di mau bergabung silakan datang, mau pergi juga silakan. Masih banyak pemain lain," ujar Kadir saat ditemui di pinggir lapangan menonton laga uji coba ini.

Sementara Asisten Manajer Bidang Humas PSM, Abdi Satria mengatakan bahwa Osvaldo kembali ke Jakarta untuk mengambil pakaiannya. Sebab, dia ke Makassar hanya dengan pakaian di badan. "Osvaldo tetap berpeluang memperkuat PSM. Dia ke Jakarta mungkin ingin mengambil seluruh barangnya," jelas Abdi.

Menurut informasi, kaburnya Osvaldo bersama Edgar Miranda dan Sanchez ke Jakarta, karena dalam pertemuan kedua untuk negosiasi harga antara Kadir Halid dan Sanchez, Jumat (4/9) malam, mengalami kebuntuan. Kedua belah pihak bertahan dengan harganya masing-masing.

Kabarnya, Sanchez bertahan dengan harga Rp 850 juta jika PSM ingin memiliki Osvaldo. Sedangkan PSM bertahan dengan harga Rp 700 juta.(mam)

Carrasco Oke
Christian Carrasco membuktikan jika dia masih tajam sebagai seorang striker dan layak bergabung dengan PSM. Setidaknya, Carrasco membuktikannya dalam laga uji coba PSM melawan BPD FC di Stadion Andi Mattalata, Sabtu (5/9) sore.

Pemain yang dijuluki Spiderman ini karena suka melakukan selebrasi memakai topeng kain Spiderman seusia mencetak gol, menyumbangkan dua gol untuk PSM. Satu gol lainnya dicetak pemain muda yang berposisi gelandang kiri, Aditya Putra Dewa. Sepanjang pertandingan, tepuk tangan penonton untuk aksi Carrasco selalu terdengar.(mam)

Mitra Kukar Siap ke LSI


Samarinda-Mitra Kukar menyatakan kesiapannya jika ditunjuk oleh PT Liga Indonesia menggantikan salah satu tim di Liga Super Indonesia musim 2009/2010 yang tak lolos verifikasi karena tak memenuhi persyaratan.

Seperti diketahui, kelima syarat untuk bermain di pentas sepakbola tertinggi di tanah air itu antara lain infrastruktur (stadion dan fasilitasnya), legalisasi (dengan memiliki badan hukum), finansial keuangan (sumber dana minimal Rp. 5 miliar), suporting (adanya tim junior U-19 hingga U-21), dan personel kepengurusan.

Setelah melalui proses verifikasi beberapa waktu lalu, tim promosi PSPS Pekanbaru terancam turun kasta ke Divisi Utama jika pada batas waktu akhir yakni 25 Sepetember mendatang tak mampu menyelesaikan renovasi Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai.

"Tentu kami akan siap, karena ini merupakan berkah dan sekaligus kebanggaan bagi tim kami bisa ikut berkompetisi dengan klub terbaik di negeri ini," kata manajer Mitra Kukar, Fahmi, dilansir dari Biangbola.

Jika benar-benar menjadi kenyataan, manajemen tim berjuluk Naga Mekes itu akan berusaha melengkapi seluruh aspek tersebut. Fahmi mengakui, hanya aspek suporting saja yang menurutnya masih diupayakan karena belum terbentuknya tim Mitra Kukar U-21.

"Untuk persiapan lainnya kami siap. Untuk dana misalnya, kami sudah dianggarkan Rp 5 miliar melalui dana APBD Pemkab Kukar. Pak Syahrudin pun selaku Pj Bupati Kukar, dipastikan bersedia membantu tambahan dana sekiranya dibutuhkan,'' tambahnya.

Diperkirakan, tim akan membutuhkan dana paling tidak Rp 20 miliar. Klub asal Kalimantan Timur ini, sebelumnya nyaris masuk ke LSI musim ini namun gagal karena hanya mampu menempati peringkat kelima klasemen akhir Divisi Utama musim lalu.(mam)

Kerangka Persijap Jepara Terbentuk


Kerangka tim Persijap Jepara yang dipersiapkan tampil pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2009-10 sudah terbentuk. Pelatih Persijap Jepara, Junaidi ketika dihubungi dari Semarang, Minggu (6/9), mengatakan, semua posisi dari mulai lini belakang, tengah, sayap, dan depan sudah terisi oleh pemain.

"Sekarang kita mulai konsentrasi pada persiapan tim menuju ke Liga Super, dan seleksi untuk pemain sudah ditutup," kata Junaidi yang mantan Asisten Pelatih Persiba Balikpapan.

Ia menyebutkan, untuk lini belakang yang terdiri dari tiga posisi ditempati lima pemain. Untuk pemain gelandang dan sayap juga sudah terisi, kemudian lini depan atau penyerang sudah memiliki empat pemain yaitu Pablo Francis, Noorhadi, Johan, dan Ilham. Ia menambahkan, timnya segera memasuki latihan fisik mengingat untuk menjalani kompetisi yang ketat dan padat ini memerlukan fisik yang prim.

Sementara itu Manajemer Tim Persijap, Edi Sudjatmko mengemukakan, memang sudah ada beberapa pemain yang mencapai kesepakatan kontrak dengan manajemen, tetapi untuk teken kontrak masih akan menunggu keputusan Badan Liga Indonesia (BLI) soal kompetisi itu sendiri.

"Pada saatnya semua pemain akan menandatangani kontrak dengan manajemen, termasuk juga pelatih dan asisten pelatih," katanya.

Menurut dia, dirinya menunggu keputusan dari BLI soal kompetisi Liga Super, kapan mulai diputar dan sampai kapan, kemudian aturan-aturan lain yang berkaitan dengan kompetisi itu sendiri. Ia menambahkan, untuk pembiayaan tim akan menggangtungkan pada hasil penjualan tiket, mengingat dana APBD yang diterima Persijap tidak sebesar musim kompetisi sebelumnya.

"Kalau pada musim kompetisi sebelumnya kita mendapat kucuran dana APBD sebesar Rp10 miliar, tetapi pada musim kompetisi sekarang ini hanya Rp5 miliar, dan itu untuk APBD 2010," ujarnya.(*)

Martin Zada Akhirnya Milik Persela


Bursa transfer pemain kembali dikejutkan dengan manuver Persela Lamongan. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu akhirnya resmi mendapatkan playmaker asal Brasil Leonardo Martin Zada.

Menurut keterangan Mujib, Asisten Manajer Persela, pemain yang musim lalu menjadi kreator serangan PSMS Medan itu sudah tiba di Lamongan siang kemarin. ”Setelah tiba di Jakarta, dia langsung ke sini. Sekarang sudah berada di Lamongan. Jadi,musim depan dia sudah resmi menjadi milik Persela,“ tandasnya. Keberhasilan Persela menggaet mantan pemain PSMS itu memang cukup mengejutkan.

Seperti diketahui,di awal bursa transfer pemain, manajemen Persela memang terpikat mendatangkan Zada. Namun, Zada memasang banderol tinggi dan lebih memilih Persija Jakarta.“Kemungkinan,dulu Zada dijanjikan dengan pengurus lama Persija. Tapi, karena ada pergantian, nama Zada ternyata tidak masuk di Persija,“ ujar Mujib. Namun, negosiasi belum berakhir.

Kali ini Persela terbentur banderol harga yang diminta Zada. Musim lalu,PSMS menghargai dia dengan nilai kontrak Rp1 miliar. Sementara di Persija, dia dijanjikan Rp1,2 miliar.“PSMS bayar pakai dolar dan waktu itu sedang tinggi. Kami dapat Zada harganya jauh di bawah PSMS,“ ujar Mujib. (rachmad tomy)

Tak Lagi Cuci Gudang


stilah cuci gudang tak lagi populer menjelang Liga Super 2009/2010. Klub kini cenderung mengandalkan para pemain lamanya untuk menjamin soliditas tim.

Budaya cuci gudang pemain pada awal kompetisi kini mulai tersisih. Klub berpikir rasional dengan hanya melakukan sedikit renovasi. Mereka memilih meneruskan jasa mayoritas pemain lama. Kondisi ini jelas berbeda dari sebelumnya yang mana klub kerap merombak amunisi secara mendasar. Persib Bandung, misalnya. Maung Bandung –julukan Persib– mengklaim hanya menukar 30% amunisi yang dinilai kurang menjanjikan.

CEO PT Persib Bandung Bermartabat Umuh Moechtar mengaku, klub harus mempertahankan soliditas musim lalu. ”Mengganti seluruh pemain bukan keputusan bijak meski kami gagal juara. Tapi, apa yang dicapai musim lalu cukup menjanjikan. Kami tinggal mempertahankan soliditas itu sehingga tetap mempertahankan 70% dari 24 pemain lama. Persib hanya mengganti pemain yang tidak bagus. Kami berharap pemain tidak lagi membutuhkan waktu lama untuk saling menyesuaikan,” papar Umuh kemarin.

Musim ini Persib tak lagi menggunakan jasa striker Zaenal Arif dan pemain belakang Nyeck Nyobe Clement. Untuk mempertajam lini depan, manajemen klub mengontrak striker langganan timnas Budi Sudarsono.

”Kami harus menjaga kondisi mental pemain yang sudah terbentuk. Kami tinggal mencari dua pemain untuk melengkapi jumlah 22. Yang jelas, pemain jauh lebih kompak kalau tidak banyak mengalami perubahan,” ujar Umuh, sembari menambahkan Persib telah menyiapkan Christian Rene Martinez sebagai pengganti Nyeck Nyobe.

Bukan hanya Maung Bandung, Pelita Jaya juga mempertahankan komposisi 80% pemain lama. Juara Liga Super 2008/2009 Persipura Jayapura bahkan memperpanjang kontrak 95% amunisi musim lalu. Mereka hanya mengeliminasi David Da Rocha, Ernest Jeremiah, Ardiles Rumbiak, dan Heru Nerly.

Sebagai gantinya, Mutiara Hitam merekrut Erol Iba, Hendra Ridwan, dan John Scarlet. Pelatih Persipura Jacksen F Tiago mengungkapkan, kebijakan tidak mengganti pemain membawa dampak positif. ”Kami masih solid dan optimistis bisa bersaing musim depan. Pemain kami rata-rata masih muda dan memiliki potensi untuk terus berkembang. Persipura mengganti pemain yang kehilangan motivasi. Kan kami ingin mempertahankan status juara. Komposisi kami sudah lengkap meski Alberto Goncalves dan Gerald Pangkali belum berlatih,” ujarnya.

Komposisi Mutiara Hitam tidak banyak mengalami perubahan sejak 2006 saat Divisi Utama menjadi kasta tertinggi. Selang setahun, Persipura jadi semifinalis Liga dan runner up Piala Indonesia hingga juara Liga Super 2008/2009. Kebijakan serupa dianut Sriwijaya FC (SFC). Laskar Wong Kito mempertahankan 16 dari 26 pemainnya. Pelatih SFC Rahmad ‘RD’ Darmawan menyatakan, klub menjadi stabil dengan tidak melakukan perubahan mendasar.

”Kami juga memiliki alasan sama untuk tidak merombak pemain. Dengan komposisi sama, tahun lalu kami juara Copa Indonesia. Kami tidak ingin merusak karakter dan ritme tim yang selama ini sudah terbentuk, tapi sedikit perubahan tetap dilakukan,” tandas RD.
[wahyu argia/sindo]

Bendol Ingin Persija Lebih Agresif


Benny Dollo yang bakal jadi perancang strategi Persija Jakarta di Liga Super 2009/ 2010 menginginkan tim yang haus kemenangan dan bermain agresif.

Karena itu, tim yang dia pimpin untuk mengatur pola permainan Persija akan menyiapkan skema menyerang dengan tujuan mencetak banyak gol di setiap pertandingan. “Sepak bola modern memang lebih menyerang. Sebagai klub besar, Persija harus menjadi tim yang haus gol dan haus kemenangan,” kata Bendol, sapaan akrabnya. Persija memang sukses merekrut pemain-pemain agresif seperti Talaohu Abdul Musafri serta mempertahankan Bambang Pamungkas dan Aliyudin.

Mereka juga berpeluang merekrut penyerang asing Richard Anoure Obiora. Selain itu, Persija pun ditopang gelandang serang yang memiliki daya jelajah tinggi seperti M Ilham, Agus Indra Kurniawan, Ramdhani Lestaluhu, serta pemain asing asal Paraguay Richard Caceres. Bendol akan mematangkan pola menyerang ini saat uji coba melawan Persih Tembilahan, Kamis (9/9), dan klub amatir Urakan FC tiga hari kemudian.

Macan Kemayoran juga sudah melayangkan tantangan uji coba melawan Persipasi Bekasi dan Persikabo Bogor. Rangkaian uji coba ini digenjot untuk mengatasi ketertinggalan Persija dalam menyiapkan tim. “Kami hanya memiliki waktu satu bulan untuk membentuk tim yang solid. Padahal, ada 14 pemain baru dan hanya 10 pemain lama yang dipertahankan. Ini menjadi tantangan berat karena Persija harus langsung mengejar kemenangan sejak awal kompetisi,” lanjut Bendol.

Macan Kemayoran masih mencari empat pemain lokal untuk menggenapkan skuad menjadi 24 pemain. Tambahan pemain memang dibutuhkan untuk posisi gelandang bertahan setelah kepergian Ponaryo Astaman ke Sriwijaya FC (SFC) dan I Wayan Gangga Mudana ke Persela Lamongan. Adapun posisi kiper akan dipercayakan kepada Rony Try Prasnanto (eks Persitara) sebagai pengganti Hendro Kartiko. Persija batal merekrut kiper Thailand Kosin Hathairattanakool karena masih terikat kontrak dengan klub Liga Thailand.

Selain pemain, manajemen Persija juga masih memburu pelatih kepala yang memiliki lisensi A. Setelah nama M Zein Alhadad dan Bambang Nurdiansyah muncul, kini nama Maman Suryaman mencuat sebagai kandidat kuat. Maman harus bersaing ketat dengan mantan pelatih Persita Tangerang Zainal Abidin yang sudah sempat melakukan negosiasi kontrak dengan manajemen.

“Kami menganggap posisi pelatih sebagai sebuah tim. Pelatih kepala yang akan dipilih harus bisa padu dengan Direktur Teknik Benny Dollo. Musim ini Persija memakai pemikiran Bendol soal strategi dan diterapkan oleh pelatih,” kata Manajer Persija Haryanto Badjoeri. [mohammad sahlan/sindo]

Persiba Batal Try Out di Malang


Penasihat Teknik Persiba Daniel Rukito menarik ucapannya. Setelah beberapa waktu lalu menyatakan berencana memboyong pemain Beruang Madu-julukan Persiba try out ke Malang, dan sebelumnya sempat ada opsi ke Jakarta dan Jogjakarta.

Menurut Daniel, keputusan belum adanya kepastian di mana akan dilaksanakan try out karena belum diputuskan dalam rapat pengurus Persiba.

“Kalau tidak ada perubahan, kota yang paling mungkin adalah Jakarta, karena selain keinginan dari Ketua Umum Persiba (Syahril HM Taher, Red) di Jakarta juga terdapat banyak tim yang sepadan,” terang Daniel Rukito yang saat ini sedang pulang kampung.

Dari beberapa tim yang akan menjadi lawan tanding Persiba adalah Persija Jakarta, Persikad Depok, Persitara Jakarta Utara, Persita Tangerang, dan beberapa tim lainnya. “Tapi, rencana itu masih dalam pembahasan pengurus,” kata Daniel.

Rencana try out ke Malang atau mengikuti turnamen Piala Sultan Hamengkubuwono X yang digelar di Jogjakarta, 26 September hingga 2 Oktober mendatang, batal diikuti Persiba. “Pekan depan segera memasukkan program ini kepengurus agar segera dirapatkan,” terang Daniel.

Ketua Umum Persiba Syahril Taher mendukung agenda yang diterapkan Daniel kepada pemain. “Pada dasarnya saya mendukung agenda itu, terlepas dimana try out diselenggarakan. Karena ini merupakan kebutuhan tim Persiba sebelum bergulirnya kompetisi,” jelas Syahril.

Sementara itu bergabungnya pemain anyar Persiba Julio Lopez direncanakan datang Senin (7/8) besok, kemudian sorenya bisa latihan bersama. Hal itu diutrakan agen J-Lo melalui pesan singkat kepada manajemen Persiba. “J-Lo akan tiba di Balikpapan dengan penerbangan SJ 160/JKT-BPP yang akan berangkat dari Jakarta pukul 06.10 WIB dan sampai di Balikpapan pukul 09.15 WITA,” demikian bunyi SMS tersebut. [nan/kaltimpost]

Persiapan Launching Sriwijaya Hampir Beres


Panitia pelaksana launching Sriwijaya FC rencananya akan datang ke Palembang, Senin (7/9) nanti. Kedatangan pihak Event Organizer (EO) PT Ligina Sportindo ini berkaitan dengan penyelesaian persiapan launching Sriwijaya yang akan digelar 26 September nanti.

“Kami akan mendatangkan pelaksana persipan launching ke Palembang yang akan diwakili oleh Ophan Lamara. Kemungkinan Senin atau Selasa mereka akan datang,” kata Eddy Syahputra, anggota Event Organizer (EO) PT Ligina Sportindo.

Eddy menambahkan, sejauh ini persiapan pihak EO sudah hampir selesai. Pengerjaan persiapan sendiri sudah mencapai 90 persen. Yakni, meliputi pembayaran down payment (DP) artis, pengurusan surat menyurat, termasuk surat izin dan lainnya. Serta persiapan-persiapan lainnya.

“Kami sudah urus semua persiapan launching nanti. Termasuk DP artis. Sejauh ini yang belum dipenuhi tinggal penyebaran undangan. Praktis semuanya sudah kami persiapkan 90 persen,” imbuhnya.

Maklum bila launching ini dipersiapkan sedini mungkin. Ya, pihak panitia dan manajemen Sriwijaya ingin acara ini bisa berjalan sesuai yang diharapkan dan bisa berjalan lancar.

Tak hanya itu, launching tahun ini akan menjadi acara yang spektakuler dibandingkan tahun sebelumnya. Yakni, menghadirkan band Radja, Julia Perez, band indie, tarian tradisional, dan pesta kembang api.

Launching nanti juga akan digelar pertandingan uji coba melawan Pelita Jaya Purwakarta yang akan digelar di Stadion Gelora Sriwijaya, 27 September 2009 nanti. “Launching kali ini pasti lebih spektakuler. Tapi kami tidak bisa memberikan rinciannya. Sebab kami akan memberi kejutan kepada masyarakat Sumsel,” pungkasnya. [mg43/sumeks]

Persik Butuh Dua Laga Uji Coba


Persik Kediri cari lawan. Itu dilakukan guna menjajal kemampuan setelah sekian lama berkutat dalam seleksi dan latihan rutin di bawah polesan Edy Paryono.

'Kami mulai merencanakan untuk menggelar pertandingan uji coba dengan tim luar,' terang EP -sapaan karib Edy Paryono- kemarin (5/9).

Dia pun merencanakan menggelar uji coba walaupun Ramadan. Jumlahnya juga tak sekali. Dia menggagas timnya beruji coba sebanyak dua kali.

Tujuannya juga sebagai ajang unjuk kekuatan sebelum berlaga di Liga Jatim yang, rencananya, dilaksanakan mulai 25 September mendatang. Dengan keinginan dua kali uji coba seperti itu, kemungkinan minggu depan sudah ada agenda uji coba.

Sayang, hingga kemarin, EP mengaku belum punya gambaran calon lawan. Namun, yang jelas, dia menginginkan lawan yang memiliki kekuatan hampir sepadan dengan kondisi Persik saat ini.

'Belum tahu. Mungkin, MP (Mojokerto Putra, Red) atau yang lain. Pokoknya yang kekuatannya tidak terpaut jauh,' sebut mantan pelatih PSIS Semarang itu.

Selain untuk mengetahui hasil persiapan yang telah dilakukan, EP menambahkan bahwa uji coba tersebut sangat dibutuhkan untuk persiapan terakhir sebelum Persik turun di ajang Liga Jatim. 'Kami harus tahu kekuatan sebelum benar-benar main di Liga Jatim,' ucapnya. [jie/fud/diq/jawapos]

Persebaya Ingin Jajal Tim ISL



Persebaya Surabaya butuh lawan berat. Green Force (julukan Persebaya) berharap bisa menjajal tim Indonesia Super League (ISL) yang tengah mengadakan pemusatan latihan di Jatim. Di antaranya, Persisam Samarinda, Persiwa Wamena, dan juara Indonesia Super League (ISL) 2009-2010 Persipura Jayapura.

'Saya yakin bahwa penonton pasti senang kalau kami bisa beruji coba melawan tim ISL. Pendapatan dari tiket juga bisa menambah modal kami sebelum ISL digulirkan,' ungkap Ketua Umum Persebaya Saleh Ismail Mukadar. Kamis lalu (3/9), Persebaya melakukan uji coba perdana melawan Surabaya Muda (SM) di Gelora 10 Nopember, Surabaya. Endra Prasetya dkk menang 7-1. [nar/diq/jawapos]