Sabtu, 17 Oktober 2009

Persela Mantapkan Tak Tik Counter Attack


Persela Lamongan bersiap diri menghadapi laga away. Mulai kemarin sudah memulai latihan di Stadion Surajaya Lamongan. Persiapan ini untuk laga pada Rabu (21/10) mendatang. Yaitu, dijamu PSPS Pekanbaru. Sedianya dilanjutkan lawan Persija Jakarta tiga hari setelah itu. Tapi, PT Badan Liga Indonesia (BLI) menundanya pada 27 Desember mendatang. Alasannya, ibu kota Jakarta harus steril dari kegiatan yang mendatangkan massa karena akan ada pelantikan presiden.

Pada latihan kemarin sore, Fabiano Rossa Beltrame dkk hanya menjalani latihan ringan untuk pemulihan stamina setelah bekerja keras meladeni Persitara Jakarta Utara. Tapi, juga ada menu latihan tambahan. Bahkan, sajiannya lebih penting. Yaitu, memantapkan tak tik dan strategi pertandingan untuk laga away.

'Kita memantapkan latihan counter attack. Ini harus kita mantapkan karena strategi itu salah satunya yang harus kita terapkan saat bertanding di kandang lawan, ' pelatih Persela Widodo C Putro kemarin (16/10).

Lebih jauh Widodo menjelaskan, counter attack merupakan bagian strategi untuk menghindari perang terbuka. Sebab, sangat riskan jika bertanding di kandang lawan melakukan perang terbuka sementara mental tim tuan rumah sedang berlipat karena mendapat dukungan dari pecintanya.

'Bukan berarti perang terbuka atau bermain menyerang tidak boleh. Tapi terlalu riskan dan itu semua lihat situasi dan kondisi. Karena itu kita bisa lakukan dengan counter attack kita bisa ganti menekan lawan,' imbuhnya.

Widodo sebelumnya pernah menyampaikan, bahwa dalam rencana laga away dia mungkin lebih banyak memboyong pemain. Itu dilakukan dari sebuah resiko setelah mengikuti Liga Jatim 2009. Disebutkan, bahwa usaii Liga Jatim kondisi stamina pemainnya banyak terkuras habis. Sehingga perlu stok pemain lebih banyak. Jika umumnya hanya memboyong 18 pemain, bisa jadi pada laga away ke Pekanbaru pemain yang dibawa mencapai 20 orang.

'Pemain sebanyak itu tentu juga dipastikan turun semua. Mereka tetap harus dilihat kesiapanya. Siapa palung siap baik mental maupun fisik, pasti akan kita turunkan,' tandasnya.

Pastinya, masih menurut pelatih tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini, untuk menghadapi PSPS tim asuhannya dipersiapkan semaksimal mungkin. Karena berdasarkan pengalaman dia melihat rekaman PSPS saat melawan Persela, calon tim lawan juga tidak bisa dipandang sebelah mata. 'Untuk itu kita harus persiapan sedini mungkin soal strategi dan tak tik itu tadi,' tandasnya. [idi/jawapos]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar