Sabtu, 05 September 2009

Macan Kemayoran Ditarget Juara


Persija Jakarta benar-benar serius menyongsong musim 2009/2010. Walau persiapan tim terbilang mepet, manajemen Macan Kemayoran optimistis mampu meraih target juara.

Target juara Liga Super 2009/2010 Persija memang tidak bisa ditawar-tawar. Karena, untuk sektor teknis pelatih saja, Persija kabarnya mengeluarkan dana Rp1–2 miliar. Jumlah itu untuk membiayai “gerbong” Benny Dollo. Bendol –sapaan akrab Benny Dollo–, yang kisaran harganya di atas Rp700 juta, bakal menjadi lokomotif Persija dengan status direktur teknik.

Persija sendiri harus menyiapkan dana tambahan untuk mengontrak pelatih berlisensi A yang selalu mendampingi tim. Padahal, Macan Kemayoran sudah memiliki asisten pelatih sekelas Sudirman yang juga masih berstatus sebagai asisten pelatih timnas U-23.

“Biaya untuk posisi pelatih memang cukup besar. Tapi, ini demi target juara yang kami emban. Yang jelas, semua harus berperan dengan baik dan profesional,” kata Manajer Persija Haryanto Badjoeri. Kursi pelatih berlisensi A yang diincar Persija sebenarnya sudah mulai ditemukan. Mereka kabarnya akan merekrut Maman Suryaman sebagai pesaing utama Zainal Abidin.

Namun, kepastian status mereka belum jelas karena manajemen Persija belum mengambil keputusan tegas. Sementara itu, manajemen Persija telah resmi mengikat 19 pemain. Terdiri atas 17 pemain lokal dan dua pemain asing. Artinya, Macan Kemayoran hanya butuh tambahan empat atau lima pemain untuk melengkapi skuad menjadi 23 pemain.

Ini belum termasuk empat pemain Persija U-21 yang “dititipkan” dalam tim. Pemain terakhir yang diikat Persija adalah legiun asing dari Paraguay Richard Caceres. Kemarin, pemain ini sudah mengikuti sesi latihan Persija di Ragunan, Jakarta Selatan. Caceres diplot sebagai pengganti Robertino Pugliara sebagai gelandang serang.

Direktur Teknik Bendol sendiri berencana membawa pemain kegemarannya ke Persija. Setelah merekrut Talaohu Abdul Musafri, dia pun sudah mengontak mantan anak buahnya di Persita Tangerang Siankam Ernest. Namun, Siankam menjadi alternatif kedua jika Persija gagal merekrut pemain asal Nigeria Richard Anoure Obiora.

“Saya sudah mengetahui kualitas Siankam saat membela Persita. Harganya jauh di bawah Obiora yang mulai jual mahal,” kata Bendol. Untuk melengkapi kuota pemain asing, Persija masih menunggu bek timnas Singapura Baihakki. Pemain bertubuh jangkung ini terkenal lugas, bahkan kerap bermain kasar.

Dialah pemain yang pernah mencederai Boaz Salossa pada laga Piala Tiger tahun 2004. “Sudah menjadi kebiasaan Persija memakai empat pemain asing. Tiga pemain non-Asia dan satu pemain Asia. Ini lebih dari cukup karena pemain lokal yang kami miliki sangat berkualitas,” kata Badjoeri. [mohammad sahlan/sindo]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar