Rabu, 09 September 2009

Makor Tak Lulus Verikasi, SFC Pertahankan Obiora


Sriwijaya FC (SFC) akhirnya gagal merekrut Oliver Makor setelah ia dinyatakan tidak lulus verikasi oleh PT Liga Indonesia (LI) karena klub lamanya Panachaiki FC, berasal dari Divisi III Eropa.

Panachiki FC sendiri merupakan salah satu klub Yunani yang mengikuti kompetisi Gamma Ethniki, yakni kompetisi yang berlevel setara Divisi III di Indonesia.

Berdasarkan manual liga, untuk bermain di Liga Super Indonesia minimal pemain Eropa bermain di Divisi II liga Eropa, Divisi I untuk pemain Asia dan pemain Timnas untuk pemain dari Asia Tenggara.

"Kami baru mendapatkan informasi dari PT LI jam 10.00 WIB kemarin mengenai hasil verifikasi Makor. Berdasarkan manual liga, untuk bermain di LSI minimal bermain di divisi II liga Eropa sedangkan Makor bermain di Divisi III,” terang Sekretaris PT SOM, Faisal Mursyid.

Kegagalan merekrut Makor membuat manajemen kembali beralih kepada Obiora yang sebelumnya akan dilepas. Rencana untuk merekrut kembali Obiora ini, merupakan kali ketiga bagi tim berjuluk "Laskar Wong Kito" itu.

Pertama, saat SFC akan merekrut Greg Nwokolo dari Persija Jakarta guna melengkapi kuota pemain asing. Merekapun akhirnya gagal karena Greg justru ke Jerman untuk mengikuti test di salah satu klub.

Gagal mendapatkan Greg manajemen kembali membuat keputusan kontroversial dengan membiarkan Obiora dan mengejar tandatangan Abanda Herman juga dari Persija. Namun ambisi tersebut buyar karena pemain asal Kamerun itu memilih bertahan di Persija.

Kini, rencana untuk merekrut Obigol (julukan Obiora-red) kembali mencuat karena tak lolosnya verifikasi Makor oleh PT LI.

"Setelah Makor tidak jadi, kami kembali menghubungi Obiora. Dan ternyata dia mau bergabung lagi dengan SFC," kata Rahmad.

"Saat ini, dia masih berada di negaranya untuk mengurus KITAS (Kartu Izin Tinggal Sementara Orang Asing). Mungkin 10 hari atau dua pekan dari sekarang dia baru bisa bergabung dengan kami," tandas Rahmad.

Obiora sendiri sebelumnya sudah mendapatkan dukungan dari "Singamania" dengan aksi 1000 tandatangan agar manajemen tetap mempertahankannya. Ia dinilai banyak memberikan prestasi untuk SFC selama berkostum kuning-kuning itu. Terakhir, ia membawa SFC mempertahankan mahkota Copa Indonesia sekaligus menjadi pemain terbaiknya. [edp/biangbola]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar